Pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, SDN Lesanpuro 3 Malang mengadakan dua kegiatan penting yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan sekolah. Kegiatan ini adalah Workshop tentang “Penguatan Implementasi Sekolah Ramah Anak” dan “In House Training Pengimbasan Disiplin Positif Gugus 1,” yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta.
Penguatan Implementasi Sekolah Ramah Anak
Workshop pertama yang diselenggarakan adalah “Penguatan Implementasi Sekolah Ramah Anak.” Dalam workshop ini, para guru dan staf sekolah mendapatkan pelatihan intensif mengenai konsep dan penerapan sekolah ramah anak. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh siswa.
Kepala Sekolah SDN Lesanpuro 3, Ibu Supriyatin, S.Pd, M.Pd, membuka acara dengan memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. “Sekolah ramah anak adalah salah satu upaya kami untuk memastikan setiap siswa merasa aman, dihargai, dan termotivasi untuk belajar,” ujarnya.
Selain itu, para peserta workshop diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mewujudkan sekolah ramah anak. Diskusi ini dipandu oleh narasumber ahli yang memberikan berbagai strategi praktis yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah.

In House Training Pengimbasan Disiplin Positif Gugus 1
Setelah workshop tentang sekolah ramah anak, kegiatan dilanjutkan dengan “In House Training Pengimbasan Disiplin Positif Gugus 1.” Pelatihan ini difokuskan pada bagaimana para guru dapat menerapkan disiplin positif di kelas. Disiplin positif bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang baik antara guru dan siswa, serta mendidik siswa untuk bertanggung jawab atas perilakunya.
Pelatihan ini dipimpin oleh [Nama Narasumber], seorang praktisi pendidikan yang memiliki pengalaman luas dalam bidang disiplin positif. Beliau menjelaskan bahwa pendekatan disiplin positif berfokus pada penghargaan dan penguatan perilaku baik, daripada hukuman. “Dengan disiplin positif, kita tidak hanya mendisiplinkan siswa, tetapi juga mendidik mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Para guru diajak untuk mempraktikkan berbagai teknik disiplin positif melalui simulasi dan role play, yang bertujuan untuk mengasah keterampilan mereka dalam menghadapi situasi sehari-hari di kelas.
Komitmen untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Kegiatan workshop dan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen SDN Lesanpuro 3 Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung perkembangan siswa secara holistik. Dengan adanya penguatan sekolah ramah anak dan penerapan disiplin positif, diharapkan seluruh warga sekolah dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung karakter positif pada siswa.
Acara ini diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta yang tampak antusias dan siap untuk menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Semoga langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh siswa dan guru.



